Cara Merawat Bayi Berat Lahir Rendah

Bunda memiliki bayi yang lahir dengan berat badan rendah? Tidak perlu khawatir. Bayi akan baik-baik saja, jika kita mengerti bagaimana merawat bayi yang lahir dengan berat badan rendah.

Berat bayi yang baru lahir, dikatakan rendah jika memiliki berat kurang dari 2.500 gram. Normalnya, bayi yang baru lahir beratnya minimal 2.500 gram. Berat ini diketahui ketika bayi ditimbang dalam waktu 1(satu) jam setelah lahir. Penampilan bayi yang lahir dengan berat rendah biasanya terlihat sangat kecil. Selain itu, kulitnya seringkali keriput dan diselimuti bulu-bulu halus. Hal ini membutuhkan perhatian yang ekstra kenzo pas cher untuk merawatnya.

Umumnya, bayi lahir dengan berat rendah disebabkan karena kelahiran kurang bulan, faktor usia ibu ketika melahirkan, kehamilan ganda/kembar, factor janin atau adanya penyakit vaskuler.

Lalu, bagaimana cara merawat bayi yang berat lahirnya rendah? Berikut ini cara yang dapat dilakukann oleh orang tua untuk menjaga kesehatan dan tumbuh kembang bayi:

1. Pemberian ASI

Mulaikan memberikan ASI dalam 1 jam setelah kelahiran. ASI merupakan pilihan baik yang utama. Karena ASI memiliki kelebihan dengan kadar proteinnya yang tinggi, laktalbumin, zat kekebalan tubuh, lipase dan asam lemak esensial. Selain itu kandungan laktosa dan oligosakarida juga memberikan bayi perlindungan dari penyakit.

Dari segi psikologis, ASI memberikan ikatan yang kuat anatara ibu dan anak. Disarankan pada bayi kurang bulan, untuk mendapatkan ASI dari ibunya secara langsung. Namun, karena biasanya reflek mengisap dan menelan bayi dengan berat badan rendah masih lemah, bunda bisa memberikan ASI perah dengan menggunakan sendok. Berikan ASI sedikit demi sedikit, namun sesering mungkin.

2. Menjaga suhu tubuh bayi

Selama di klinik, untuk melindungi tubuh bayi tetap hangat, perawatakan menempatkan bayi di dalam inkubator. Setibanya bayi di rumah, bunda juga harus menjaga agar suhu tubuh bayi tetap hangat. Cara yang dapat dilakukan untuk menjaga tubuh bayi tetap hangat antara lain dengan cara :

  • Meletakkan botol yang berisi air hangat di dekat bayi. Posisikan botol di samping bayi yang telah dibungkus dengan kain bersih dan lembut. Tutup kepala bayi agar tetap hangat.
  • Segera ganti popok yang telah basah, agar bayi tidak kedinginan. Popok bayi harus diperiksa secara rutin. Karena biasanya bayi dengan berat badan rendah jarang menangis, meskipun popoknya basah.
  • Gunakan metode kangguru dalam merawat bayi berat badan rendah ini. Caranya dengan memeluk bayi sehingga akan muncul sentuhan skin to skin, lalu selimuti keduanya dengan pakaian tebal dan lembut. Metode ini dapat dilakukan oleh ayah maupun bunda. Suhu tubuh ayah dan bunda dapat mengalir ketubuh bayi. Proses memeluk dapat membuat bayi merasa hangat, dan dipercaya efektif meningkatkan berat badan bayi. Selain itu metode ini juga dapat membantu tumbuh kembang bayi. Bagibunda, metode kangaroo care dapat juga memperlanca rkeluarnya ASI.
  • Letakkan bayi dalam ruangan yang memiliki suhu hangat.
  • Pastikan tangan bunda tetap hangat ketika memegang bayi.

 3.  Jagalah lingkungan di sekitar bayi tetap higienis

Bayi yang lahir dengan berat badan rendah sangat rentan terhadap penyakit. Oleh karena itu, hendaknya bayi dihindarkan kontak langsung dengan orang atau lingkungan yang beresiko tinggi membawa penyakit. Cucilah tangan sebelum memegang bayi. Bila bunda merasa kurang sehat, gunakan masker ketika merawat bayi.

4. Perhatikan tali pusat bayi.

Bersihkan secara teratur tali pusat bayi dengan teliti dan teratur agar tetap steril.

 5. Curahkan kasih sayang

Hal yang tidak kalah pentingnya adalah penerimaan yang baik dari orang tua dan keluarga besar apapun kondisi bayi yang baru dilahirkan. Berikan kasih saying dengan rajin menyentuh dan memeluk bayi. Sentuhan juga dipercaya mengoptimalkan tumbuh kembang bayi.

 

Perawatan yang maksimal dan penuh kasih sayang, dapat menyelamatkan bayi dari segala jenis penyakit sehingga tumbuh kembangnya berjalan dengan baik. Namun bila bunda menemukan tanda-tanda yang kurang baik, seperti bayi malas minum, napasnya cepat, badan panas, kulit yang bertambah kuning atau kejang, segeralah periksakan bayi ke dokter.