MENCEGAH KANKER LEHER RAHIM (KANKER SERVIKS)

Kanker Servik atau biasa dikenal sebagai kanker leher rahim merupakan pembunuh pertama kanker pada wanita. Di Indonesia ditemukan lebih dari 15.000 kasus baru setiap tahunnya dan 7.500 kasus meninggal karena kanker serviks tersebut. Penyebab utama terjadinya kanker leher rahim ini adalah sebuah virus yang dikenal sebagai HPV (Human Papiloma Virus). Kanker serviks bukan merupakan penyakit keturunan. Beberapa faktor yang mempermudah timbulnya infeksi HPV antara lain : berhubungan sex pertama kali diusia yang masih sangat muda (<16th), berganti-ganti pasangan, merokok dll.

Perjalanan penyakit yang dimulai dengan masuknya HPV sampai munculnya gejala klinis kanker serviks membutuhkan waktu bertahun-tahun. Untuk itu pencegahan berupa deteksi dini pada serviks merupakan langkah yang efektif agar ropa interior calvin klein barata tidak sampai jatuh pada fase kanker yang mematikan. Melalui pemeriksaan rutin PAP smear, bagi mereka yang sudah pernah berhubungan, dilakukan minimal 1 tahun yeezy pas cher satu kali. Hal ini bertujuan untuk deteksi dini perubahan sel-sel yang mencurigakan sehingga tindakan ataupun terapi awal yang tepat bisa memotong perjalanan penyakit menuju kanker.

Tindakan pencegahan lain yang disarankan adalah vaksinasi. Pemberian vaksinasi cukup efektif untuk mencegah infeksi HPV khususnya pada wanita usia subur. Vaksinasi ini diberikan sebanyak tiga kali yaitu bulan ke 0, bulan ke 2 dan bulan ke 6.

Beberapa gejala yang patut diwaspadai adalah keputihan yang berkepanjangan dan adanya perdarahan setelah bersanggama. Bila didapatkan keluhan tersebut, sangat disarankan untuk dilakukan pemeriksaan oleh ahli kandungan dengan tujuan untuk memastikan penyebabnya.

Artikel ini di tulis oleh dr. M. Ardian CL, Sp.OG