VAKSIN SIMULTANT, BOLEHKAH?

VAKSIN SIMULTANT, BOLEHKAH?

Berikut sebuah percakapan antara pasien ( Bunda ) dan Dokter Anak di sebuah klinik..
Bunda : “ Selamat malam, Dok. Anak saya mau vaksin nih, sekarang usianya 2 bulan..
Vaksinnya apa saja ya Dok? “
Dokter : “ Baik, Bu, untuk usia 2 bulan, jadwalnya seperti ini : DPT, Hib, Polio, Pneumokokus
dan rotavirus “
Bunda : “ Banyak sekali ya Dok.. saya harus datang berapa kali? “
Dokter : “ Cukup 1 kali saja Bu, namanya vaksinasi simultan..“
Bunda : “ Hah, apakah tidak berefek pada anak saya bila disuntik lebih dari 1 kali secara
bersamaan ?”

Para Ayah dan Bunda yang memiliki bayi di bawah usia 12 bulan pasti memiliki jadwal kunjungan ke dokter untuk vaksinasi. Comprar Calzoncillos Calvin Klein Tahukah Ayah dan Bunda, bila sekarang vaksinasi bisa diberikan secara simultan, artinya vaksin diberikan bersamaan dalam 1 waktu. Ayah dan Bunda mungkin agak sedikit khawatir bila pemberian vaksin simultan berdampak pada tubuh ananda.

Sebenarnya bagaimana sih vaksin simultant bekerja?
Tubuh kita, setiap hari terpapar oleh ribuan bahkan jutaan mikroorganisme, virus, bakteri, dll. Bila dianalogikan dengan pemberian vaksin simultan, maka hampir sama keadaannya dengan pemberian vaksin tersebut, dimana secara bersamaan bakteri / virus yang sudah dilemahkan dimasukkan ke dalam tubuh.

Sebenarnya pada saat ini sudah tersedia vaksin combo, yaitu beberapa vaksin dalam 1 sediaan, sehingga bisa diberikan dalam 1 kali suntikan saja ( misalnya : DPT-Hb, Pentabio, dll) sedangkan untuk vaksin yang belum tersedia dalam sediaan combo, memang harus disuntikkan secara simultan.

Apa saja keuntungan bila vaksin diberikan secara simultan ?
Memberikan perlindungan diriyang optimal kepada anak, karena dapat mencegah Ayah dan Bunda lupa jadwal vaksin ananda. Mengurangi angka kunjungan ke RS/klinik yang artinya dapat menghemat biaya dan mengurangi ananda terpapar dengan virus di RS.

Berbagai penelitian ilmiah tidak dapat membuktikan bahwa paparan beberapa antigen pada saat yang bersamaan akan membebani sistem imunitas anak. Nah, jadi tidak perlu khawatir kan Ayah dan Bunda untuk memberikan vaksinasi simultan?

Artikel in di tulis oleh dr. Desiana