PENYEBAB WANITA SULIT HAMIL

Sejatinya, setiap wanita memiliki kemampuan untuk mengandung janin di rahimnya dan melahirkan. Akan tetapi, ada sejumlah kondisi yang membuat seorang wanita kesulitan atau bahkan tidak bisa hamil dan melahirkan. Berikut ini sejumlah faktor yang sering menjadi penyebab utama seorang wanita susah mendapatkan keturunan.

 

  1. Saluran tuba falopi tersumbat

Tuba falopi adalah bagian dari organ reproduksi yang berfungsi menyalurkan sel telur atau ovum dari ovarium  ke dinding rahim. Jika tuba falopi tersumbat, maka sel telur yang sudah matang tidak dapat berpindah ke dinding rahim untuk berkembang menjadi janin. Ada banyak faktor yang bisa menyebabkan tuba falopi tersumbat, di antaranya tumor, kanker, atau penyakit infeksi. Untuk memastikan apakah tuba falopi mengalami sumbatan, dokter akan merekomendasikan foto Rontgen.

 

  1. Endometriosis

Endometriosis adalah jaringan endometrium yang tumbuh di luar rongga rahim. Endometrium sendiri artinya lapisan terdalam rahim yang menjadi tempat melekatnya sel telur yang sudah dibuahi. Saat sel telur tidak dibuahi, maka endometrium yang menebal ralph lauren pas cher pada saat masa subur akan luruh. Ini yang terjadi pada saat menstruasi. Pada penderita endometriosis, jaringan endometriumnya bisa menempel di saluran telur, indung telur, usus, bahkan paru-paru.

 

  1. Obesitas

Secara umum, kondisi berat badan berlebih dapat memicu timbulnya masalah kesehatan lain seperti hipertensi, diabetes, stroke, dan penyakit jantung. Khusus pada wanita, obesitas juga akan mempengaruhi kesuburannya. Wanita yang kegemukan atau obesitas cenderung mengalami masalah gangguan keseimbangan hormon sehingga mempersulit terjadinya kehamilan.

 

  1. Polycystic Ovarian Syndrome (PCOS)

PCOS atau dalam bahasa Indonesia disebut Sindrom Ovarium Polikistik adalah gangguan keseimbangan hormon pada wanita usia produktif (20-30 tahun) yang menghambat proses pematangan sel telur. Pada wanita yang menderita PCOS, kadar hormon androgen di tubuhnya di atas normal sehingga muncul gejala seperti pertumbuhan rambut berlebihan di wajah atau badan, muka berjerawat, dan siklus menstruasi tidak beraturan. Umumnya, wanita yang menderita PCOS juga mengalami masalah berat badan berlebih (obesitas).

 

  1. Faktor Usia

Seiring dengan pertambahan usia, jumlah sel telur di tubuh wanita akan berkurang sehingga kemampuan reproduksinya ikut menurun. Ini adalah hal yang alamiah. Wanita berusia 19-26 tahun memiliki kemampuan untuk hamil dua kali lebih besar dibandingkan wanita yang berusia di atas 35 tahun. Pada wanita yang berusia di atas 35 tahun, kualitas sel telurnya sudah jauh menurun, cadangan sel telurnya semakin sedikit, dan umumnya di periode usia ini seseorang memiliki masalah kesehatan seperti diabetes, obesitas atau bahkan menopause dini. Semua itu turut mempersulit terjadinya kehamilan.

 

  1. Gaya hidup buruk

Secara umum, gaya hidup yang buruk akan menurunkan kualitas  kesehatan seseorang hingga mempengaruhi kesuburan. Kebiasaan merokok, minum minuman beralkohol, tidak pernah berolahraga, sering mengonsumsi junk food, adalah sebagian dari contoh gaya hidup buruk. Paparan stres tinggi secara terus-menerus juga dapat membuat seorang  wanita sulit hamil. Pada wanita, stres dapat mempengaruhi komunikasi antara otak, hipofisis, dan ovarium. Stres juga akan mendorong pengeluaran hormon kortisol yang dapat mempengaruhi pengaturan hormon reproduksi.

 

Selain adanya kondisi tertentu pada seorang wanita yang membuat dirinya sulit hamil, terkadang masalah juga bisa datang dari sang pasangan alias suami. Maka itu, apabila Anda sudah menikah selama lebih dari setahun dan melakukan hubungan seksual secara rutin tanpa pengaman, tetapi sampai hari ini belum juga hamil, sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter kandungan untuk memeriksakan kesuburan. Untuk mendapatkan gambaran yang jelas, pemeriksaan kesuburan sebaiknya dilakukan terhadap istri dan suami.

Jadwal Praktek Hari Ini

Jadwal Praktek Dokter Calvin Klein Espa�a Spesialis Hari adidas nmd r1 pas cher SeninTanggal 25 April 2016 di Klinik Graha Amani:
DOKTER SPESIALIS KANDUNGAN
(dr. Muhammad Ardian CL,Sp.OG)
Jam 19.30 wib – selesai pasien

DOKTER SPESIALIS ANAK
dr. Rizqi Rokhmadhoni P,Sp.A
Jam 20.00 – 22.00 wib

Pendaftaran no antrian bisa melalui SMS di No Hp 082231212140 / Tlp 031-7871434 / BBM 5C0790A7.
No antrian dapat dilihat di grahaamani.com/antri

VAKSIN DAN PERANANNYA

Vaksin berasal kenzo pas cher dari bahasa latin vacca (sapi) dan vaccinia (cacar sapi) (Anonim, 2015). Vaksin adalah antigen berupa mikroorganisme yang sudah mati,masih hidup tapi dilemahkan, masih utuh atau bagiannya, yang telah diolah, berupa toksin mikroorganisme yang telah diolah menjadi toksoid, protein rekombinan yang bila diberikan kepada seseorang akan menimbulkan kekebalan spesifik secara aktif terhadap penyakit infeksi tertentu (Permenkes RI,2013).Vaksin adalah bahan antigenik yang digunakan untuk menghasilkan kekebalan aktif terhadap suatu penyakit sehingga dapat mencegah atau mengurangi pengaruh infeksi oleh organisme alami atau liar.Antigenik ini diberikan kepada anak atau orang dewasa yang bertujuan untuk  merangsang atau menghasilkan sistem imun tubuh terhadap penyakit tertentu sehingga ketika anak terpapar suatu penyakit maka vaksin akan bekerja untuk mengurangi pengaruh dari serangan tersebut atau bahkan melindunginya secara total sehingga anak kebal terhadap penyakit tertentu (Rahmatiah dkk, 2015).

Vaksin terbuat dari virus yang telah dimatikan atau “dilemahkan” dengan menggunakan bahan-bahan tambahan lainnya seperti formalaldehid, thymerosal dan lainnya (Rahmatiah dkk, 2015). Sedangkan menurut Farmakope Indonesia Edisi IV dalam Wibowo M.S (2007) disebutkan bahwa vaksin dapat dibuat dari bakteri, riketsia atau virus dan dapat berupa suspensi organisme hidup atau inaktif atau fraksi-fraksinya atau toksoid.Berdasarkan teori antibody, ketika benda asing masuk seperti virus dan bakteri ke dalam tubuh manusia, maka tubuh akan menandai dan merekamnya sebagai suatu benda asing. Kemudian tubuh akan membuat perlawanan terhadap benda asing tersebut dengan membentuk yang namanya antibody terhadap benda asing tersebut. Antibodi yang dibentuk bersifat spesifik yang akan berfungsi pada saat tubuh kembali terekspos dengan benda asing tersebut.

Vaksin terbagi menjadi dua, yaitu vaksin mati dan vaksin hidup. Vaksin mati, berasal dari virus atau bakteri yang dimatikan. Jenis vaksin ini menghasilkan antibodi pada tubuh karena ada antigen didalamnya. Tidak membahayakan janin jika dilakukan pada ibu hamil. Vaksin hidup, berasal dari virus atau bakteri yang dilemahkan. Virus ini dapat berpotensi menyebabkan penyakit itu sendiri, seperti rubella atau tetanus (Rahmatiah dkk, 2015).

Pemberian vaksin pada bayi dikenal dengan istilah imunisasi dimana imunisasi merupakan pemberian kekebalan tubuh terhadap suatu penyakit dengan memasukkan sesuatu ke dalam tubuh agar tubuh tahan terhadap penyakit yang sedang mewabah atau berbahaya bagi seseorang. Imunisasi berasal dari kata imun yang berarti kebal atau resisten.Tujuan dari diberikannya suatu imunitas dari imunisasi adalah untuk mengurangi angka penderita suatu penyakit yang sangat membahayakan kesehatan bahkan bisa menyebabkan kematian pada penderitanya. Beberapa penyakit yang dapat dihindari dengan imunisasi yaitu seperti hepatitis B, campak, polio, difteri, tetanus, batuk rejan, gondongan, cacar air, tbc, dan lain sebagainya (Rahmatiah dkk, 2015).

Menurut Rahmatiah dkk (2015) bayi memilki kekebalan tubuh yang belum baik, dapat menjadi lebih kuat jika mendapat ASI yang cukup dari ibunya, madu, dan makanan sehat lainnya. Pemberian vaksin pada bayi bertujuan untuk memperkuat daya tahan tubuhnya karena beberapa virus dapat menyebabkan kerusakan fatal pada organ tubuh. Adapun peranan vaksin bagi bayi, yaitu:

  1. Perlindungan yang diberikan vaksin pada tubuh memang tidak 100%, perlindungannya sekitar 80 – 90% tapi masih lebih baik daripada tidak ada perlindungan sama sekali.
  2. Imunisasi terbukti  bermanfaat  untuk  menurunkan  angka  kesakitan,  cacat  dan  Karenanya imunisasi harus dipertahankan terus agar penyakit yang sudah tidak ada tidak muncul lagi.
  3. Imunisasi juga menjadi bentuk perlindungan yang praktis karena sangat cepat meningkatkan kekebalan spesifik tubuh bayi dan anak. Dalam waktu 2-4 minggu setelah imunisasi mulai terbentuk kekebalan untuk melawan kuman.

Menurut Depkes RI, vaksin memiliki peran yang berbeda-beda bagi kesehatan. Adapun jenis dan manfaat vaksin program imunisasi di Indonesia adalah sebagai berikut:

  1. Vaksin Hepatitis B , untuk mencegah penyakit Hepatitis B
  2. Vaksin Polio, untuk mencegah penyakit Polio
  3. Vaksin DPT-HB, untuk mencegah penyakit Difteri, Pertusis, Tetanus dan Hepatitis B
  4. Vaksin DT, untuk mencegah penyakit Difteri dan Tetanus
  5. Vaksin ropa interior calvin klein barata TT, untuk mencegah penyakit Tetanus
  6. Vaksin Campak, untuk mencegah penyakit Campak
  7. Vaksin Td, untuk mencegah penyakit Tetanus dan Difteri.

 

 

Daftar Pustaka

 

Anonim, 2015. Definisi Vaksin.

 

Wibowo,M.S., 2007.Produksi Vaksin. Bandung: School of Farmacy.  Handout%20Kuliah/Biosintesis%20Senyawa%20Obat/VAKSIN.pdf

 

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 42, 2013. Penyelenggaraan Imunisasi. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

 

Rahmatiah, Widyaiswara, 2015. Pengaruh Vaksinasi Terhadap Kekebalan Tubuh Bayi. Sulawesi Selatan: Artikel ebuletin LPMP.

 

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Krida Pengendali Penyakit (SKK Imunisasi). BUKU%20SBH.pdf

Jadwal Praktek Hari Ini

Jadwal Praktek Dokter Spesialis Hari Jumat Tanggal 15 April 2016 di Klinik Graha Amani:

DOKTER SPESIALIS KANDUNGAN
(dr. Muhammad Ardian CL,Sp.OG)
Jam 19.30 wib – selesai adidas nmd r1 pas cher pasien

DOKTER SPESIALIS ANAK
dr. Rizqi Rokhmadhoni P,Sp.A
Jam 20.00 – 22.00 wib

Pendaftaran no antrian bisa melalui SMS di No Hp 082231212140 / Tlp 031-7871434 / BBM 5C0790A7.

No antrian dapat dilihat di